Waspadai Kucing Tidak Mau Makan

Kucing adalah binatang peliharaan lucu, manja, dan menggemaskan. Hewan ini juga menjadi salah satu primadona binatang peliharaan di dunia ini. Sayangnya, kucing relatif mudah terkena penyakit jika tidak dirawat dengan baik oleh pemiliknya. Maka dari itu diperlukan ketelatenan dan perhatian dalam merawat kucing. Gangguan umum yang biasanya dialami kucing adalah tidak mau makan atau hilangnya nafsu makan kucing tersebut.

Gejala kucing tidak mau makan biasanya diikuti dengan tubuh lemas, diam saja, atau tidur menerus. Pemilik kucing tidak boleh meremehkan dan sekedar menunggu keadaan kucing membaik keesokan harinya. Hal ini disebabkan tubuh kucing yang rentan terhadap perubahan metabolisme. Tubuh kucing berbeda dengan hewan lain. Pada umumnya bagi hewan yang tidak makan, lemak yang tersimpan dalam jaringan tubuh dirubah menjadi energi untuk berbagai proses fisiologi tubuh. Tetapi proses pembakaran lemak menjadi energi pada tubuh kucing sangat tidak efisien. Pada saat pembakaran lemak tersebut, ada semacam perubahan metabolisme pada kucing yang menyebabkan kerusakan jaringan organ hati yang disebut hepatik lipidosis. Maka dari itu, dapat menjadi berbahaya bila kucing tidak makan satu hari saja.

Untuk mengambil langkah tepat mengatasi gejala kucing yang tidak mau makan, haruslah mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Berikut faktor-faktor penyebannya:

  • Penyakit

Hilagnyna nafsu makan kucing dapat berasal dari penyakit yang diderita kucing, biasanya masalah pada mulut atau sistem pencernaan kucing. Masalah pada mulut dapat berupa sakit gigi, sariawan, gusi bengkak, gusi berdarah atau terdapat luka pada gusi dan rongga mulut bagian dalam, sehingga menyebabkan kucing tidak mau makan karena merasa sakit pada saat makan. Masalah pada sistem pencernaan kucing antara lain terdapatnya benda asing di perut atau usus kucing yang bisa menyebabkan nyeri dan penyumbatan, cacing, radang pada usus besar, dan sebagainya. Namun bisa juga mengalami penyakit dalam lain seperti flu kucing atau distemper. Jika terkena kedua penyakit ini, kondisi kucing akan lemah dan muntah-muntah.

  • Makanan

Sama seperti manusia, kucing juga dapat bosan dengan menu makanan yang sama setiap harinya. Pada kasus lain, ada juga kucing yang tidak suka makanannya diganti-ganti, karena setiap kucing memiliki kecocokan sendiri untuk makanannya.

  • Stress

Stress yang dialami kucing dapat disebabkan oleh perubahan kondisi lingkungan misal kandang yang baru, pusing setelah berpergian atau berpindah tempat, dan berkelahi dengan kucing lain

  • Penyebab lain

Baru divaksinasi bisa menjadi salah satu penyebab kucing tidak enak makan. Selain itu, kucing yang sedang dalam masa birahi dapat mengalami penurunan nafsu makan juga.

BACA JUGA  Kucing Muntah? Jangan Panik, Begini Mengatasinya

Penanganan pertama untuk kucing tidak mau makan sangat penting dilakukan oleh pemilik kucing. Tetapi bila terus berlanjut segera bawa kucing ke dokter hewan jika gejala bertambah parah atau lebih dari 1 hari.  Berikut penanganan pertamanya:

  • Memancing nafsu makan¬†kucing

kucing tidak mau makan

sumber gambar: yanawanie.blogspot.com

Daging atau makanan basah kaleng diletakkan tepat di hidungnya atau sedikit dioleskan makanan basah kedalam mulutnya. Bila kucing mencoba makan berarti cara ini sukses karena bau daging yang tajam akan membangkitkan selera makannya.

  • Mengganti dan mencampur makanan

Sekali-kali makanan kucing dapat dirubah karena kemungkinan kucing pun merasa bosan terhadap makanan yang sama setiap hari. Makanan dapat diganti dengan makanan basah yang terbuat dari ikan yang beraroma kuat, bila perlu dapat dicampurkan dengan dry food atau makan kering. Selain itu, bisa juga dengan mengganti makanan kering dengan produk merk lain.

  • Menyuapi kucing

Cara menyuapi kucing dilakukan bila kedua cara di atas belum berhasil. Menyuapi kucing dengan memakai sendok kecil, tangan, atau syringe (suntikan kecil tanpa jarum). Jenis makanan yang akan diberikan yaitu adalah makanan yang sudah dilembutkan, seperti makanan basah yang sudah direndam dalam air hangat lalu dihancurkan dengan sendok atau blender. Suapi kucing sambil sesekali sodorkan makanan dengan piring makannya untuk melihat apakah kucing sudah mau makan sendiri. Hati-hatilah jika menggunakan suntikan, pegang kepala dan telinga lalu masukkan suntikan makanan cair dari samping mulut kucing lalu tekan perlahan supaya kucing dapat mengunyah dan menelan dengan baik. Perlu diingat makanan jangan sampai disemprotkan karena dapat mengakibatkan kucing tersendak.

BACA JUGA  Bikin Tempat Tidur Kucing Sendiri Yuk

Pemberian vitamin untuk menambahkan nafsu makan kucing. Salah satunya adalah Nutri Gel+. Vitamin ini merupakan vitamin yang berupa jel dan memiliki aroma yang khas dan disukai oleh kucing, sehingga pemilik kucing akan mudah memberikannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *