Waspadai Bulu Rontok pada Kucing Anda

Kucing adalah salah satu hewan lucu, menggemaskan, dan jinak yang mudah kita temui dilingkungan tempat tinggal kita. Sudah sejak zaman dahulu kucing dijadikan hewan peliharaan sekaligus teman untuk mengisi waktu luang di rumah. Bagi anda penggemar setia yang memelihara kucing di rumah, hendaknya menjaga kebersihan dan kesehatan kucing peliharaan anda. Salah satu yang harus diperhatikan adalah bulunya. Tentu sangat menyenangkan dan menggemaskan bukan apabila melihat hewan kesayangan anda memiliki bulu yang sehat, halus, tebal, dan bersih?

Karakteristik dari bulu kucing ini sangatlah halus dan lembut. Layaknya rambut manusia, bulu kucing pun bisa mengalami kerontokan. Bulu kucing rontok dengan kadar sedikit itu masih normal. Biasanya, bulu kucing yang rontok akan tumbuh kembali. Siklus kerontokan ini umumnya terjadi setahun sekali. Kerontokan bulu normal secara berkala dialami oleh kucing betina tergantung dengan siklus reproduksinya. Sedangkan pada kucing jantan, rontoknya bulu tersebut umumnya karena mereka bertengkar dan menyebabkan luka, sehingga bulunya rontok dan permukaan kulitnya menjadi tidak rata.

Bulu kucing yang rontok itu mudah menempel di baju, sofa, dan benda-benda di sekitar rumah yang terbuat dari kain. Kerontokan bulu kucing dalam jumlah yang sedikit tak masalah, namun apabila bulu kucing rontok dalam jumlah banyak hal tersebut menjadi tidak normal. Kerontokan tersebut menjadikan bulu kucing menjadi tidak indah dan tidak tebal. Kerontokan bulu kucing dalam jumlah besar pun dapat mengganggu kebersihan rumah.

bulu kucing rontok

sumber gambar: petguide.com

Ada beberapa penyebab mengapa bulu kucing megalami kerontokan, hal tersebut bisa disebabkan oleh alergi, kekurangan nutrisi pada makanan, kelebihan vitamin, penggunaan shampoo yang tidak sesuai, gangguan kutu dan jamur. Alergi ini bisa disebabkan karena makanan, obat-obatan, rumput, atau parasit yang hidup dibagian kulit kucing yang mengganggu kesehatan kulit dan bulunya. Bagi anda yang memelihara kucing kesayangan, anda juga harus memperhatikan nutrisi yang terkandung pada makanannya.

BACA JUGA  Kucing Peliharaan Kamu Hilang? Coba 4 Cara Ini Untuk Menemukannya

Jangan beri makan kucing kesayangan anda dengan sembarangan agar bulu-bulunya tidak mudah rontok. Makanan sembarangan dalam hal ini misalnya makanan sisa yang bercampur dengan sampah, atau memberinya makan ikan teri maupun tongkol yang tidak dimasak terlebih dahulu. Pastikan makanan kucing anda mengandung porsi protein yang cukup sesuai dengan perkembangan usia si kucing. Jangan biarkan kucing anda memakan bangkai tikus, sebab itu tidak baik untuk kesehatannya.

Vitamin yang dibutuhkan dalam menjaga perkembangan bulu kucing adalah vitamin A dan vitamin E. Asupan vitamin ini juga perlu diperhatikan kecukupannya. Hindari kekurangan maupun kelebihan vitamin pada kucing anda. Kekurangan dan kelebihan vitamin ini dapat menyebabkan kulit kucing tersebut kering, berkerak, mengelupas, hingga akhirnya membuat bulu kucing rontok. Ketika memandikan kucing, anda juga tidak boleh asal pilih shampoo. Gunakan shampoo yang memiliki derajat keasaman dan kandungan yang sesuai untuk kucing. Shampoo yang terlalu banyak mengandung deterjen membuat kulit kucing iritasi hingga terjadi kerontokan pada bulu kucing.

Dari semua penyebab tersebut, yang memperparah kerontokan pada bulu kucing adalah adanya serangan kutu dan jamur pada kucing anda. Kutu yang berkembang biak dan hidup pada permukaan kulit dan sela-sela bulu membuat kucing anda mudah gatal. Kutu ini juga bisa menyebabkan kucing alergi. Akhirnya kucing akan sering menggaruk bagian-bagian kulitnya yang gatal dan saat itulah banyak bulu-bulu dari kucing anda yang merontok. Tak heran, kutu yang bersarang di kulit kucing tersebut membuat kucing kehilangan banyak bulunya dan terlihat botak di beberapa bagian tertentu, terutama bagian yang sering digaruk.

BACA JUGA  7 Pilihan Obat Kutu Kucing untuk si Meong

Tentu saja hal itu membuat kucing kesayangan anda terlihat jelek dan tidak terurus. Kelembaban permukaan kulit dan bulu kucing pun harus dijaga. Bulu yang terlalu lembab menjadi tempat yang cocok bagi tumbuh suburnya jamur. Anda tentu tidak ingin kucing kesayangan anda mudah sakit dan bulu kucing rontok dimana-mana bukan? Maka sebaiknya jaga kelembaban bulu kucing kesayangan anda. Keringkan permukaan kulit kucing anda dengan sempurna setelah dimandikan.

Menjaga bulu kucing kesayangan anda agar tidak mengalami kerontokan berlebih penting untuk dilakukan terutama bagi anda yang masih memiliki anak bayi atau balita di rumah. Sebab sistem kekebalan tubuh atau imunitas bayi masih sangat rendah. Jangan sampai bulu kucing yang rontok itu terhidup dan masuk ke dalam saluran pernapasan anak atau keluarga anda sehingga menyebabkan bersin-bersin dan penyakit lainnya yang mengganggu kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *