Mengenali 8 Ciri-Ciri Kucing Peliharaan yang Sakit

Kucing adalah hewan peliharaan yang kebanyakan dimiliki orang yang mencintai binatang. Memiliki kucing peliharaan berarti sang pemilik hewan perlu mengetahui perawatan yang baik dan benar bagi kucing yang dimilikinya. Termasuk merawat kucing peliharaan dengan baik adalah dengan menjaga kesehatannya. Namun kadang kala, kesibukan mengalihkan pemilik hewan dalam mengawasi kesehatan kucingnya.

Kucing yang sedang sakit biasanya menunjukkan gejala-gejala atau perubahan tingkah laku yang signifikan. Sebelum berkembang menjadi sakit yang serius, pemilik hewan perlu mengenali ciri-ciri kucing yang sakit sebagai berikut:

ciri kucing sakit

1. Terlihat lelah dan lesu.

Kucing yang sakit akan terlihat tidak bersemangat yang berarti bahwa ia sedang lelah atau lesu bahkan untuk sekedar menggerakan tubuhnya.

2. Tiba-tiba menjadi lebih pendiam.

Kucing terkenal sebagai binatang yang menggemaskan dan lucu. Kesamaan kucing pada umumnya adalah mereka agresif bila diajak bermain dengan pemiliknya. Maka tak heran bila kucing yang aktif tiba-tiba menjadi pendiam, kemungkinan kucing tersebut sedang merasakan sakit.

Baca juga Panduan Memilih Makanan Kucing Anggora Anakan

3. Nafsu makan menurun atau meningkat secara mencolok.

Kucing yang sakit, selera makannya tidak normal. Malah, kucing yang sakit biasanya kehilangan selera makan sehingga ia hanya akan menghabiskan sedikit sekali makanannya. Namun, kucing yang sakit bisa juga memiliki selera makan yang besar dibanding kondisi normalnya. Intinya, perubahan yang mencolok pada selera makan kucing, patut diwaspadai.

BACA JUGA  Tips Memandikan Kucing Persia dengan Nyaman Tanpa Melukainya

4. Mengkonsumsi air secara berlebihan.

Kecenderungan kucing untuk minum secara berlebihan, bisa mengindikasikan bahwa kucing mengalami dehidrasi.

5. Cairan abnormal keluar dari lubang-lubang tubuh kucing, yakni keluar cairan dari mata, hidung atau telinga, dsb.

Kucing yang sakit cukup parah biasanya mengeluarkan cairan dalam jumlah yang banyak dari mata, hidung dan mulutnya. Pengeluaran cairan ini biasanya diikuti dengan gejala kucing menjadi sangat lemas hingga tidak sanggup berdiri.

6. Muntah dan buang kotoran tidak normal.

Kucing yang terganggu saluran pencernaannya biasanya sering muntah-muntah. Perhatikan cairan yang dimuntahkannya. Jika yang keluar adalah makanan yang dimakannya, ini bisa dianggap normal, bahwa kucing muntah karena tersedak. Namun, jika kucing memuntahkan cairan atau lendir berwarna dan berbau janggal, patut diwaspadai karena mungkin saja kucing Anda menderita penyakit atau keracunan.

BACA JUGA  10 Cara Terbaik Merawat Kucing Anggora

7. Terjadi pembengkakan pada bagian tubuh kucing.

Layaknya manusia yang mengalami pembengkakan saat terjadi luka dalam atau infeksi, kucing juga bisa mengalaminya. Waspadai terjadinya bengkak pada tubuh kucing.

Baca juga Memilih Vitamin Kucing Persia yang tepat

8. Berjalan pincang, bahkan sulit untuk berdiri.

Ciri-ciri kucing yang sakit parah adalah ia akan benar-benar lemas hingga tidak sanggup untuk berdiri. Kalaupun kucing sanggup menyeret dirinya, ia akan mencari tempat-tempat basah (seperti kamar mandi atau genangan air) dan tempat-tempat yang terkena sinar matahari.

Bila anda mendapati kucing anda mengalami ciri-ciri kucing yang sakit seperti disebutkan di atas, tindakan penanganan yang perlu dilakukan adalah:

1.      Segera bawa dan periksakan ke dokter hewan.

2.      Tetap usahakan agar kucing mau makan.

3.      Jauhkan kandang kucing dari kebisingan, agar kucing bisa beristirahat tanpa gangguan.

4.      Jauhkan dari anak-anak atau wanita hamil. Ini untuk menghindari anak-anak atau wanita hamil tertular penyakit kucing seperti toxoplasma.

5.      Pisahkan kucing yang sakit dari yang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *