Inilah 20 Langkah Jitu Memandikan Anak Kucing

Apakah kamu memiliki anak kucing yang aktif dan senang bermain? Tentu terlihat lucu juga menggemaskan bukan? Ou..ouww, tapi pernahkah kamu perhatikan badannya setelah bermain, apalagi bila bermain di luar? Tak jarang bulunya penuh dengan debu dan sedikit berlumpur karena ternyata anak kucing lucu milikmu senang bermain hingga ke halaman rumah. Bila itu terjadi, itulah saat yang tepat untuk membersihkannya. Berarti, anak kucing kamu harus dimandikan.

Tapi tahukah kamu, bagaimana sulitnya memandikan anak kucing? Anak kucing benci air, sudah pasti dia tidak akan tinggal diam bila kita ingin memandikannya. Anak kucing akan berontak dengan sengit dan mencoba kabur. Tidak hanya itu, dia akan berusaha mencakar sebagai upaya perlawanannya. Eits, jangan dulu khawatir! Ada cara jitu yang perlu kamu ketahui sebelum memandikan anak kucingmu dengan beberapa langkah berikut:

1. Ketahui waktu yang tepat untuk memandikannya

memandikan kucing

https://www.flickr.com/photos/29638108@N06/15918523492/

Selain disebabkan badannya yang kotor atau berkutu, kamu pun wajib tahu waktu yang tepat untuk memandikannya, dalam hal ini adalah usia si anak kucing.

Usia 8 minggu adalah waktu yang tepat untuk memandikan anak kucing kamu dengan air sepenuhnya. Sedangkan untuk usia kurang dari itu cukup dengan menggunakan handuk basah atau lembab. Meski pada dasarnya kucing menghabiskan waktunya sebanyak 30% untuk membersihkan diri, pada saat-saat tertentu memang perlu campur tangan manusia untuk memandikannya. Jika rutin atau terjadwal mandi sejak masih kecil, anak kucing akan terbiasa dengan suhu air yang dingin. Nah, saat itulah kamu akan lebih santai bila mendadak harus memandikan anak kucingmu.

2. Memotong kukunya terlebih dahulu

memotong kuku kucing yang benar

https://www.flickr.com/photos/alexyo1968/5062514966/

Bukan tidak mungkin anak kucing akan mencakar kamu saat hendak dimandikan. Untuk menghindari timbulnya luka akibat cakaran, sebaiknya potong terlebih dahulu kuku anak kucingmu. Pemotongan kuku disarankan dilakukan sehari sebelum atau beberapa jam sebelum dimandikan, sebab bagi seekor anak kucing pemotongan kuku dapat menimbulkan ketakutan tersendiri.

3. Menyisiri bulu-bulunya

menyisir bulu kucing

https://www.flickr.com/photos/lalouque/4230702562/

Bagi sebagian anak kucing, kegiatan menyisiri bulu-bulu mereka bisa jadi seperti hiburan. Namun, untuk sebagian yang lain bisa jadi sesuatu yang cukup mengganggu. Untuk anak-anak kucing yang merasa terganggu ketika disisiri, kamu harus tenang dan beri waktu bagi anak kucing kesayanganmu agar sedikit lebih rileks sebelum kamu mulai menyisir bulu-bulunya.

Menyisir bulu-bulu anak kucing sebelum mandi menjadi sangat penting dilakukan terutama jika anak kucingmu memiliki bulu lebat yang kusut. Sedangkan apabila kamu memandikannya dalam keadaan bulu yang kusut, maka kamu hanya akan memperparah kekusutan bulu tersebut. Saat kamu berhasil menyisirnya, ingatlah untuk memberi hadiah kecil kepada anak kucing kamu seperti pujian, pelukan, atau usapan halus di tempat favoritnya.

4. Gunakan pakaian pelindung

Upaya lain untuk mencegah timbulnya luka akibat cakaran anak kucing, selain dengan memotong kuku, adalah dengan menggunakan pakaian atau kemeja berlengan panjang dengan bahan yang sulit ditembus oleh cakarnya, seperti bahan katun. Namun, bagi kucing dewasa yang cukup agresif disarankan menggunakan pelindung tangan khusus yang tebal.

5. Siapkan shampoo khusus

shampoo untuk kucing

https://www.flickr.com/photos/rikkis_refuge/4913206650/

Carilah shampoo yang aman bagi anak kucing kamu. Carilah informasi tentang shampoo yang sesuai untuk anak kucing kamu terutama bila dia berkutu. Informasi tentang itu bisa kamu dapatkan dari dokter hewan, pet shop, atau online shop. Jika kamu bergabung dengan komunitas pecinta kucing, biasanya kamu juga akan mendapat berbagai info seputar kebutuhan anak kucing termasuk shampoo yang tepat untuknya.

Namun bila kamu merasa kesulitan untuk mendapatkan informasi tersebut, boleh juga menggunakan shampoo bayi khusus untuk anak kucingmu. Hindari memberi shampoo atau sabun biasa/orang dewasa sebab hal itu dapat membuat kulit anak kucing mengalami iritasi.

6. Hindari memberi shampoo untuk hewan lain

Jika kamu memiliki anjing di rumahmu, hindari juga pemberian shampoo anjing untuk anak kucing kamu.

BACA JUGA  Yuk Kenali Jenis Makanan Sehat untuk Kucing Persia

7. Mempersiapkan peralatan mandi

Persiapkan tempat yang tepat untuk memandikan anak kucing kamu. Kamar mandi tentu merupakan tempat yang ideal. Setelah itu, siapkan handuk, segayung air dan shampoo. Tutup pintu kamar mandi agar anak kucing kamu tidak pergi ke mana-mana saat dimandikan. Akan lebih baik jika kamu dibantu seseorang dalam proses memandikannya.

8. Membuat suasana mandi yang nyaman bagi anak kucing kamu

Suasana rileks harus dibangun saat hendak memandikan anak kucingmu. Kamu bisa sambil mengajaknya bermain atau melemparkan beberapa mainan agar dia merasa agak tenang dan tidak terlalu takut. Bisa juga kamu mengajaknya bermain terlebih dahulu beberapa menit sebelum mandi, untuk kemudian membiarkannya membawa mainan tersebut hingga waktunya mandi. Gunakan baskom kecil saat memandikannya dan masukkan beberapa mainan ke dalamnya.

9. Saat dia merasa tenang, mandikanlah!

Carilah waktu yang tepat untuk memandikan anak kucing kamu. Ketika kelelahan kemudian dia bersantai, kamu bisa mengajaknya mandi. Pastikan juga anak kucing kamu sudah kenyang, sebab jika dia lapar biasanya akan membuat dia gelisah dan cemas.

10. Membiasakan anak kucingmu mandi

memandikan anak kucing

https://www.flickr.com/photos/lachlanrogers/2938134484/

Kenalkan secara bertahap proses mandi pada anak kucingmu. Kamu bisa menyiramkan air hangat secara perlahan sedikit demi sedikit sambil menempatkan anak kucingmu di dalam baskom atau wastafel kosong.

Bisa juga kamu menuangkan air hangat ke dalam baskom sebanyak sekitar dua inci agar kaki anak kucing terbiasa dengan air. Berilah alas keset agar anak kucing kamu tidak terpeleset.

Sebelum menjadi terbiasa, hindari mencelupkan anak kucing ke dalam air yang banyak, baik di baskom, westafel, atau bathtub.

11. Bantu anak kucingmu untuk tetap tenang

Selama proses memandikan, pastinya akan terjadi banyak gerakan menghindar dari si anak kucing. Bantulah ia untuk tetap tenang dengan mengelusnya. Genggamlah satu kaki depannya secara perlahan ketika hendak memasukkannya ke dalam baskom. Jika dia meronta, tenangkan kembali.

Tidak perlu banyak mengubah posisinya dan tidak perlu terburu-buru. Ikuti saja rima gerakannya dengan tenang, karena saat kamu tenang hal itu pula yang akan dirasakan oleh anak kucing.

12. Siramkan air dengan perlahan

Langkah berikutnya, ketika anak kucing kamu sudah berada dalam wastafel dapur atau baskom, mulailah menyiram air hangat ke seluruh tubuhnya sebanyak setengah cangkir tiap kali siram. Lakukan dengan lembut, perlahan dan hati-hati agar tidak terkena wajahnya. Bila perlu, mintalah bantuan orang lain untuk menyiramkan air sementara kamu memegangnya dengan kedua tangan. Itu akan sangat menolong.

13. Memberikan shampoo

Awali dari bagian punggung terlebih dahulu saat menuangkan shampoo dengan takaran secukupnya. Usapkan shampoo tersebut ke seluruh bagian tubuh mulai dari punggung, ekor, kaki belakang, perut dan kaki depan sambil dipijat lembut untuk memastikan shampoo benar-benar menyentuh kulit dan membersihkan bulu-bulunya. Upayakan si anak kucing tetap tenang agar busanya tidak mengenai daerah wajah terutama mata.

14. Bilas dengan air hangat

Diharapkan kucing sudah mulai sedikit menyesuaikan diri dengan air pada tahap ini. Bilaslah dengan air hangat menggunakan gayung hingga air buangannya terlihat bening. Jangan menyiramkan air secara mendadak dan sekaligus, kucurkan secara perlahan. Menyalakan keran bisa menjadi alternatif agar si anak kucing tenang, sebab sebagian dari mereka cukup tertarik dengan air keran.

Jika membilas terasa cukup sulit, kamu bisa basuh anak kucing dengan handuk basah sambil dilap dan dipijat-pijat. Walau butuh waktu, itu cukup efektif untuk anak kucing yang sangat takut dengan air.

15. Membersihkan wajah

Langkah berikutnya tentu saja adalah membersihkan wajahnya, sebab tidak menutup kemungkinan terdapat kotoran yang menempel di wajah. Cukup gunakan lap basah yang diusap ke bagian wajah anak kucing. Hindari mengucurkan air ke wajahnya untuk mencegah air masuk ke mata.

16. Mengeringkan anak kucing

mengeringkan anak kucing setelah mandi

https://www.flickr.com/photos/pips/320150820/

Setelah mandi selesai, waktunya anak kucing kamu untuk dikeringkan. Cara pertama yang dapat ditempuh adalah dengan menepuk-nepuk badan anak kucing agar air dan kelembabannya segera turun, atau dengan menekan-tekankan handuk kering secara perlahan. Dapat juga menggunakan mesin pengering rambut.

BACA JUGA  Perawatan Tepat untuk Bulu Kucing Persia Kesayangan

Bila menggunakan mesin pengering rambut, kamu hendaknya mengatur panasnya di angka yang paling rendah. Sebagian kucing ada yang tidak merasa terganggu dengan mesin pengering tersebut, terutama suaranya, namun sebagian yang lain ada yang merasa ketakutan. Hindari membungkus badan kucing dengan handuk untuk mengeringkannya, hal tersebut dapat membuatnya merasa terjebak dan menjadi tidak nyaman.

17. Membalut tubuh anak kucing

Gunakan handuk yang cukup tebal dan menyerap dengan baik ketika hendak membalut tubuh anak kucing. Langkah membalut ini pun dilakukan saat anak kucing telah siap atau tenang. Meski demikian, tetap saja kamu harus menyeka dulu bulir air pada bulu anak kucing secepat dan selembut mungkin agar suhu tubuhnya tidak segera berubah menjadi kedinginan. Kucing pun kemungkinan akan mengguncang tubuhnya sebagai upaya alami untuk mengeringkan diri sendiri.

18. Berilah hadiah kecil untuk anak kucing kesayanganmu

Setelah rangkaian proses mandi yang membuatnya tidak nyaman, bantulah anak kucingmu memperoleh ketenangan serta kesan positif dengan hadiah kecil. Hadiah-hadiah tersebut dapat berupa pelukan, kecupan di hidung, atau memberinya cemilan. Dengan perlakuan tersebut, anak kucing kamu akan merasa nyaman dan mungkin lebih tenang untuk dimandikan pada waktu berikutnya.

19. Beberapa tips dalam memandikan:

  • Tempatkan kucing di tempat terbatas saat proses memandikan dan mengeringkan agar tidak kabur terlalu jauh. Jauhkan pula benda-benda penting seperti dokumen, karena dikhawatirkan dia akan berlari ke tempat-tempat tersebut.
  • Maksimal dua kali seminggu adalah waktu untuk memandikan anak kucing kamu, jangan terlalu sering karena dikhawatirkan bulu dan kulitnya malah menjadi
  • Mulai memandikan anak kucing sejak masih kecil memungkinkan dia lebih bisa menerima dan mudah terbiasa.
  • Biarkan kaki depannya berada di luar wastafel atau baskom ketika dimandikan.
  • Saat kamu hendak mencelupkan anak kucing ke dalam air, angkatlah dengan memegang kulit tengkuk atau scruff yang biasa dilakukan oleh induknya saat mengangkat dia. Hal itu dapat membuatnya lebih nyaman.
  • Ketenanganmu saat memandikan anak kucing dapat mempengaruhi si kucing menjadi lebih rileks.
  • Untuk melindungi tubuhmu dari serangan cakar atau gigi, kamu dapat menggunakan sarung tangan tebal yang berlapis busa atau sarung tangan oven saat memandikan dan sarung tangan latex saat memotong kuku.
  • Pisahkan semua peralatan mandi kucing agar tidak tercampuri oleh penggunaan lainnya.

20. Yang harus diperhatikan ketika memandikan:

  • Upayakan agar air, sabun atau shampoo tidak mengenai mata anak kucing. Jika itu terjadi, segera lakukan bilasan pada mata dan jika terjadi iritasi bawalah ke dokter hewan secepatnya.
  • Memandikan kucing akan menghilangkan bau khasnya dan perlu waktu beberapa hari untuk mengembalikan bau khasnya. Apabila kamu memiliki lebih dari satu anak kucing, madikanlah semua, sebab jika salah satu saja yang dimandikan maka yang lainnya tidak akan mengenali lagi si anak kucing yang dimandikan karena baunya berbeda.
  • Flu akan sangat mudah sekali menyerang anak kucing yang dimandikan. Hal tersebut bisa karena dia kedinginan atau kehilangan evaporasi atau insulasi disaat bulunya basah.
  • Konsultasikan ke dokter hewan jika kamu menemukan hal yang janggal atas kotoran yang menempel pada bulu anak kucingmu.
  • Setelah selesai memandikan, pastikan seluruh busa sabun telah bersih dari tubuh anak kucing juga dari
  • Segeralah mencari bantuan medis jika terkena sabun dan dapat menyebabkan risiko kesehatan pada si anak kucing.

Langkah-langkah memandikan anak kucing ini tentu saja harus dilakukan dengan penuh kesabaran dan ketelatenan. Semoga anak kucing kesayanganmu dapat terbiasa dimandikan dan merasa nyaman. Selamat mencoba!

There are 3 comments for this article
  1. Pingback: Inilah 20 Langkah Jitu Memandikan Anak Kucing – Kucing Lucu
  2. Kucing lucu at 18:30

    TuanMeong terkadang juga ndak mau dimandikan dengan alasan takut air
    mungkin jika kucing udah terbiasa dimandikan secara rutin, akan nurut saat hendak dimandikan
    tipsnya lengkap bannget, salam kenal ya meongku

  3. Purnamawati at 17:24

    sebenernya pengen banget mandiin kucing, tapi kucing peliharaanku kadang memberontak. Suka kabur kalau di bawa deket air. Jadi susah mandiinnya. Tapi aku liat tanpa mereka mandi masih tetap bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *