Kenali Ciri Kucing yang Sedang Hamil dan Perhatikan Makanannya

Bagi para pecinta kucing atau pemelihara kucing, pasti sangat ingin mempunyai bayi dari kucing betina yang dimilikinya. Beberapa orang sudah mengetahui tanpa perlu menyadari bagaimana ciri kucing hamil itu, dan ada yang tidak. Hal ini sangat penting untuk diketahui karena dengan mengetahuinya, kita dapat merawat kucing kita dengan lebih baik dan menjaga bayi yang dikandungnya tetap sehat. Lalu, bagaimana cara mengetahui ciri kucing hamil?

Ada beberapa perubahan fisik dan tingkah laku. Pada perubahan perilaku, tingkah laku manja dan geli ketika kita mengelus daerah ekornya berkurang, karena ketika seekor kucing sedang birahi dan sudah kawin, dia akan berhenti birahi yang memungkinkan dirinya sudah hamil. Lalu, mereka menjadi lebih perhatian dan lembut. Sifat mereka berubah menjadi lebih penurut kepada pemiliknya. Selain itu, mereka menjadi lebih sering tidur atau tidak melakukan apapun pada masa ini. Dan yang terakhir mereka lebih suka berada di tempat hangat dan tertutup.

Selain itu, perubahan tingkah laku yang lain adalah mereka menjadi lebih sensitif kepada kucing lain yang mendekatinya atau berada di sekitarnya. Berbeda pada saat mereka sedang birahi, menempel kemana-mana.

ciri kucing hamil

sumber gambar: mycatsfoto.blogspot.com

Pada perubahan fisik kucing yang sedang hamil, sudah pasti perut mereka bertambah besar karena ada bayi kecil yang berada di dalam perut. Pada ciri ini, mereka akan lebih bernafsu makan daripada sebelumnya. Apabila di gambarkan pada kehidupan manusia, mungkin seperti ibu hamil yang sedang mengidam. Jadi jangan lupa untuk menyetok makanan agar tidak kehabisan ya!

Baca juga Mengetahui 6 Tanda-Tanda Kucing Hamil

Perubahan fisik juga terjadi pada puting susu yang berubah menjadi pink dan rambut di sekitar putingnya berkurang. Hal ini disebabkan karena sudah aktifnya kelenjar susu pada puting mereka, sehingga pada saat kelahiran, bayi mereka akan lebih mudah mencari puting untuk asupan mereka. Bahkan sudah ada yang bisa mengeluarkan susu pada saat masa kehamilan lho.

Selain perubahan di atas, perubahan yang sangat terlihat adalah badan mereka menjadi lebih besar, lebih berisi. Seperti ciri fisik yang pertama disebutkan, perubahan perut mereka bertambah besar. Tetapi tidak hanya itu, perubahan bentuk tubuh mereka juga menjadi besar dan berisi. Mungkin karena nafsu makan mereka meningkat. Selain itu anda juga dapatĀ  memastikan dengan memeriksa kehamilan kucing anda pada dokter. Tetapi kebanyakan kucing yang sedang hamil mengalami ciri di atas.

BACA JUGA  Kucing Juga Butuh Vitamin Loh!

Lalu, masa kehamilan kucing itu bervasiasi, yaitu antara 59-70 hari dan rata-rata 63-65 hari. Apabila anda sulit untuk menghitungnya, anda dapat membandingkannya dengan masa kehamilan manusia yaitu 9 bulan sedangkan kucing 9 minggu.

Pada saat kucing hamil, yang harus kalian lakukan adalah dengan mengurusnya dengan sebaik mungkin. Berikan perhatian pada mereka, selalu isi tempat makan mereka dan jangan sampai kosong. Usahakan tempat makan mereka berbeda lokasi dengan kucing lain agar tidak terjadi keributan atau pertengkaran. Sediakan tempat mereka tidur, lebih baik pada tempat yang tersembunyi dan hangat. Itu membuat mereka lebih tenang. Lalu pemberian tempat ini juga akan mengurangi kemungkinan mereka yang akan memindahkan anak-anaknya, karena kebanyakan kucing selalu memindahkan anak-anak kucingnya dari tempat a ke tempat b. Hal ini karena mereka kurang nyaman dan merasa tidak aman pada tempatnya, jadi sebaikanya berikanlah tempat yang aman dan nyaman serta hangat untuknya. Kucing yang sedang hamil sangat menginginkan fasilitas lebih dari pemiliknya, jadi sebaiknya perlakukanlah mereka dengan sebaik-baiknya. Selain hal itu, ada beberapa makanan yang harus dihindari oleh kucing, makanan itu adalah :

  1. Cokelat

Cokelat tidak boleh diberikan kepada kucing karena mengandung zat kimia theobromine, yaitu zat beracun bagi para kucing dan anjing. Apabila mereka mengonsumsi ini, mereka akan mengalami diare, muntah, kejang, gelisah, demam, dan bahkan akan mati setelah 24 jam mengonsumsinya sehingga sangat disarankan kepada anda untuk menjauhkan bahkan tidak memberikan cokelat kepada peliharaan anda.

  1. Kafein

Apapun jenisnya, segala hal yang mengandung kafein adalah racun bagi kucing yang dapat menyebabkan muntah dan diare. Seperti teh, kopi, coklat, itu tidak boleh di konsumsi oleh kucing, jadi sebaiknya hindari ini dari kucing kalian.

  1. Anggur dan Kismis
BACA JUGA  Tips Memilih Kandang Kucing Persia yang Baik dan Nyaman

Anggur dan kismis mengandung racun berbahaya untuk anjing dan kucing. Ini akan menyebabkan seringnya buang air kecil, lesu, diare dan muntah. Jadi bagi anda yang sedang memakan buah-buahan ini dan ingin memberikannya kepada peliharaan anda, sebaiknya diurungkan niat anda, oke?

Baca juga Jenis-jenis Makanan Kucing Pilihan
  1. Susu

Banyak orang yang suka memberikan susu kepada peliharaannya tanpa memerhatikan terlebih dahulu apakah itu baik atau tidak. Susu yang di konsumsi oleh manusia jelas berbeda dengan susu yang di konsumsi oleh kucing, karena kucing tidak mampu mengolah laktosa pada tubuhnya. Apabila mereka mengkonsumsi ini, mereka akan mengalami diare yang berakibat seringnya buang air besar. Termasuk pada anak kucing, sebaiknya hindari pemberian susu khusus manusia pada hewan. Jika anda ingin memberikan susu pada kucing, lebih baik anda berikan susu untuk kucing. Susu ini tersedia di toko-toko hewan jadi anda tidak perlu repot mencarinya.

Oleh karena itu, apabila anda sudah mengetahui ciri kucing hamil hingga makanan-makanan yang harus di hindari ini, anda tidak perlu khawatir soal bagaimana ciri-cirinya dan makanan apa saja yang harus diberikan. Dengan mengetahui hal ini saya yakin anda sudah siap mengurus kucing betina anda yang sedang hamil. Ingat ya jangan lupa berikan tempat aman, hangat dan nyaman untuknya sehingga ia tidak perlu berpindah tempat lagi untuk mengurus anaknya ketika ia sudah melahirkan dan berikan perhatian yang lebih sehingga ia merasa nyaman.

Apabila anda merasa kurang yakin terhadap ciri kucing hamil ini, anda dapat membawanya ke dokter hewan untuk diperiksa lebih lanjut, karena ciri-ciri tersebut bisa saja terjadi ketika kucing sedang birahi. Tetapi perbedaannya terletak pada tingkah laku kucing yang sedang hamil, mereka cenderung sensitif dan menjadi marah apabila di dekatkan pada kucing lain, atau ada kucing yang berada di sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *