Inilah 10 Tips Merawat Kucing yang Membuat Hidupmu Lebih Bahagia

SELAMAT, ANDA SUDAH MEMILIKI TAMBAHAN TANGGUNGJAWAB !

Waduh, serem amat yah dibilang punya tanggungjawab baru. Hehe. Tapi benar juga, secara tidak langsung, Anda sudah memiliki tambahan tanggungjawab. Tanggungjawab yang ‘baru’ ini adalah tanggungjawab untuk merawat titipan Tuhan berupa binatang, khususnya tips-tips merawat kucing dalam artikel ini.

Siapa bilang kucing adalah makhluk lain yang kita bisa perlakukan dengan semena-mena? Secara manusiawi (atau kucingwi, sorry maksa, hehe), menyiksa kucing, dan binatang lain, dengan tidak memberi makan, mengurungnya dan tidak melepas selama-lamanya atau apapun, adalah hal yang benar-benar jahat.

Mereka juga makhluk hidup. Walaupun mereka tidak bisa menangis atau berbicara seperti manusia umumnya untuk menggambarkan penyiksaan, tapi jika memang Anda mencintai peliharaan Anda ini, seharusnya Anda mengerti perasaan mereka juga yang butuh kasih sayang, butuh diberi makan, butuh perhatian dan lainnya.

Saat Anda pertama kali membeli kucing, pastikan Anda sudah menyiapkan perencanaan pembelian seperti kandang, pasir tempat buang air, hingga bagian siapa yang akan membersihkan kandang dan memberi makan. Lalu, tahap perawatan.

Nah, inilah bagian yang paling sulit karena dibutuhkan komitmen dan konsistensi. Biasanya, pemilik kucing yang baru pertama kali memiliki kucing akan konsisten memberi makanan tepat waktu mungkin hanya 1 bulan awal, dan setelahnya menjadi malas atau mungkin kelupaan. Yap ! Padahal, sebagai contoh, untuk Kucing Persia dapat hidup 20 tahun jika memungkinkan dan itu membutuhkan komitmen yang besar.

tips merawat kucing paling ampuh

MERAWAT KUCING UNTUK PEMULA

Penulis akan memberikan tips-tips merawat kucing bagi pemula. Penulis ingatkan lagi untuk selalu konsisten dan berkomitmen dalam menjaga kesehatan dan keindahan kucing ini sebagai makhluk hidup ciptaan Tuhan. Tips dibawah ini dilansir pada sebuah situs Merdeka.com yang mengutip dari situs Boldsky.com, yuk kita simak !

  1. Bagi Anda yang memelihara kucing dari kecil atau anak kucing, Anda harus memperhatikan pada gizi. Anak kucing membutuhkan gizi dua kali lebih besar dibanding kucing dewasa. Lebih besar bukan berarti berlebihan lho! Ini berbeda, Anda harus memberikan makan rutin sebanyak 4 kali dalam sehari pada umur 5-6 minggu dan jika telah berumur 8-10 minggu, Anda dapat memberi makan rumahan seperti nasi atau susu. Memang cara merawat anak kucing ini gampang-gampang susah, jadi Anda harus lebih sering mencari tips-tips yang lebih khusus membahas anak kucing di internet.
  2. Kadang ada pemilik kucing yang entah iseng atau bagaimana, membeli makanan anjing untuk kucing. Hal ini sangat tidak disarankan, karena kucing membutuhkan taurine, suatu nutrisi yang dibutuhkan kucing untuk mencegah penyakit jantung dan penglihatan kabur.
  3. Seperti pada tips nomor 1, Anda dapat memberikan makanan rumahan pada anak kucing umur 8-10 bulan. Lumayan, ngirit, hehe.
  4. Konon katanya, kucing tidak perlu dimandikan karena dapat mandi sendiri. Well, sepertinya lebih baik dipertimbangkan lagi jika tidak ingin memandikan kucing. Memandikannya memang tidak harus teratur seperti manusia yang harus mandi 1-2 kali setiap harinya, cukup jika kita merasa kucing mulai berbau. Memandikan kucing pun dapat menggunakan air dingin. Tidak disarankan menggunakan air panas karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit kucing.
  5. Saat Anda membeli kucing, hendaknya menyiapkan sikat bulu kucing. Menyikat bulu kucing secara rutin dapat menghilangkan rambut mati, kuman dan bakteri pada bulu. Kucing dapat lebih nyaman dan bisa bermain gembira.
  6. Penulis sudah mengatakan sebelumnya bahwa makhluk hidup ini membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Jadi, rutinkan bermain dengan kucing Anda. Belilah permainan khusus kucing seperti tikus-tikusan atau bola benang untuk melatih fisik kucing. Hal ini dapat membuat kucing tumbuh sehat dan lincah.
  7. Bagian ini yang paling membutuhkan kesabaran. Mengajarkan kebiasaan hidup seperti pergi ke toilet, makan dan tidur di tempatnya. Ibunda penulis tidak suka memelihara binatang di rumah karena sangat sulit mengajarkan binatang. Ya iyalah, karena mereka memiliki cara berbicara seperti telepati, yang berbeda dengan manusia. Hehe. So, harus lebih sabar selama proses kucing belum mengerti tempat ia buang air dan lainnya.
  8. Kadang-kadang ada kalanya kucing nakal (meminta perhatian pemiliknya, mungkin dengan merobek-robek jaket baru Anda atau memecahkan gelas kesukaan suami/istri Anda). Disinilah Anda, sebagai pemilik, harus memberikan sikap tegas siapa yang berkuasa di tempat itu. Jangan biarkan Anda kalah dan terlalu memanjakan kucing hingga ia dapat berbuat sekenanya. Tunjukkan bahwa Anda tidak senang jika ia melakukan hal yang Anda tidak sukai.
  9. Bagian ini juga yang kadang membutuhkan konsistensi. Kadang pemilik yang super sibuk, sering kelupaan memberikan vaksinasi dan akhirnya kucing jatuh sakit dengan biaya penyembuhan yang sangat besar dibandingkan harga sebuah vaksin.
  10. Kucing adalah makhluk yang bersih, akan tetapi kadang ia tidak dapat membersihkan seluruh tubuhnya dengan baik. Disinilah peran Anda untuk membersihkan area gigi, telinga dan kuku kucing. Area-area tersebut sangat rentan terhadap kuman dan bakteri. Jangan pernah membiarkan kotor, karena dapat mengakibatkan kucing rentan terserang penyakit dan infeksi. Jika memang tidak sempat, Anda dapat mempercayakan perawatan ini pada salon hewan.
BACA JUGA  12 Cara untuk Mencegah Penyakit Toksoplasmosis

tips merawat kucing idaman

Bagaimana? Memang tips-tips merawat kucing diatas gampang-gampang susah. Ribet bagi Anda yang mungkin belum punya anak, jadi belum terbiasa mengurus makhluk hidup lain, apalagi untuk kucing yang tidak bisa berbicara, hehe. Tapi, jika memang berkomitmen dan konsisten, penulis yakin Anda dapat memelihara mereka hingga usia tertua yang dapat diraih mereka!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *