Ini Dia 7 Cara Merawat Kucing Persia Dengan Benar

Siapa yang tidak suka dengan jenis kucing yang satu ini? Ya kucing persia atau dikenal juga dengan nama Shiraz atau Shirazi khususnya di kawasan Timur Tengah ini dikenal sebagai kucing dengan muka bulat, hidung pesek, badan lebih besar dari kucing lokal, dan berbulu lebat. Begitu spesialnya kucing ini, banyak pecinta kucing yang akhirnya khawatir dalam merawatnya. Merawat kucing yang berasal dari Iran ini memang harus punya keahlian sendiri mengingat sifat khusus yang dimilikinya seperti diantaranya terkenal dengan sifat picky eater atau si pemilih makanan.

merawat kucing persia

1. Kandang

Kita mulai dari tempat tinggal si kucing mahal ini ya. Anda harus memperhatikan kebersihan kandangnya karena banyak bakteri yang akan tumbuh jika kebersihannya tidak dijaga. Cucilah kandangnya jika dirasa sudah berbau tidak sedap. Lalu bersihkan selimut atau kain yang menjadi alas tidur nya sehingga bersih dari bulu-bulu atau debu yang menempel.

Kucing persia dikenal dengan sifatnya yang suka bermalas-malasan. Oleh karena itu, ia akan sangat senang jika anda menyediakan bantal empuk untuknya berbaring.

Tidak lupa tempatnya membuang kotoran harus dibersihkan segera setelah ia buang air besar atau kecil. Dengan mendiamkan kotorannya terlalu lama akan berakibat tidak baik untuk hidung anda sebab aroma yang bau menyengat. Jangan lupa juga untuk menggunakan sarung tangan ketika anda membuang dan membersihkan tempat kotorannya.

Pastikan juga media tempat kucing membuang kotoran dicuci dengan cairan pembunuh kuman atau disinfektan seperti TH4 / K-MAX / bayclin lalu keringkan di bawah terik matahari. Kemudian isi wadah lagi dengan pasir yang bersih.

2. Bulu

Bulu indah nan lebat yang menyelimuti tubuh kucing ini bak mahkotanya yang harus dijaga dengan benar. Diantara cara merawat bulunya tersebut dengan menyisir menggunakan sisir khusus yang biasanya terbuat dari logam. Namun jika ada beberapa helai bulu yang kusut atau gimbal, jangan pernah memaksa menyisirnya karena hanya akan membuat kulit kucing tercerabut dan tentu saja membuatnya terluka. Selain itu, jagalah kebersihan bulu kucing dengan menyekanya menggunakan tisu basah ataupun kain lap yang dibasahi terlebih dahulu.

BACA JUGA  7 Hal Terpenting Mengenai Kesehatan pada Kucing

3. Mata, Telinga, Gigi dan Kuku

Mata kucing persia meskipun indah namun biasanya sering bermasalah seperti iritasi yang mengakibatkan belek yang berlebihan dan jumlah air mata yang lebih banyak dibandingkan kucing lokal biasa. Untuk membersihkannya anda hanya tinggal menyiapkan tisu wajah yang lembut agar kucing merasa nyaman. Jadi rajin-rajinlah setiap pagi dan sore untuk membersihkan bagian matanya agar tidak menjadi kerak dibagian tersebut.

Telinga juga merupakan bagian anggota tubuh yang harus diperhatikan kebersihannya. Rutinlah memeriksa telinga kucing agar terhindar dari earmite.

Kucing yang memakan pakan kering biasanya tidak terlalu bermasalah pada gigi. Karena potongan-potongan makanan kering di dalam mulutnya berfungsi juga untuk membantu dirinya membersihkan gigi. Sedangkan kucing yang sering menerima pakan basah, cukup rentan untuk mendapatkan masalah gigi seperti karang gigi yang berwarna kecoklatan dan gusi yang memerah.

Bila dibiarkan kuku kucing akan meruncing dan tajam. Perawatan dengan memotongnya perlu dilakukan, biasanya dalam dua minggu setelah pemotongan terakhir kuku kucing sudah mulai panjang dan meruncing kembali.Persian cat,sitting in front of white background

4. Makanan dan Minuman

Sediakanlah makanan dan minuman untuk kucing anda sesuai dengan jadwalnya. Nutrisi makanan dan kandungan minuman juga harus diperhatikan agar kondisi kesehatannya terpelihara dengan baik. Pemberian vitamin dapat dilakukan tegantung dengan kondisi kucing. Konsultasikan hal ini kepada dokter hewan anda.

5. Mandi

Sama seperti kucing jenis lainnya, kucing persia sebenarnya takut dengan air. Namun hal ini jangan sampai membuat anda malas untuk memandikannya. Jika anda tidak berani melakukannya, sekarang ini sudah banyak terdapat salon khusus binatang peliharaan seperti  kucing. Anda bisa membawa kucing kesayangan anda ke salon tersebut. Mandikanlah minimal dua minggu sekali. Akan lebih baik bila sejak kecil kucing anda sudah dibiasakan mandi, agar jika dewasa ia sudah terbiasa dengan kebiasaan tesebut.

BACA JUGA  Tips Memilih Kandang Kucing Persia yang Baik dan Nyaman

6. Bermain

Seperti kebanyakan kucing peranakan lainnya, kucing persia sebaiknya tetap berada di dalam rumah. Karena jika ia keluar rumah dikhawatirkan akan mengurangi keindahan bulunya, selain akan mudah baginya terpapar beberapa penyakit karena virus atau bakteri yang menempel. Namun hal ini jangan membuat anda malas mengajak kucing anda bermain di dalam rumah. Meskipun kucing ini tidak jago memanjat dan berlompat kesana kemari, tetaplah buat ia aktif bergerak walau hanya sebentar dengan cara menyediakan mainan khusus untuk kucing.

7. Pemeriksaan Kesehatan

Pemeriksaan rutin ke dokter hewan disarankan untuk dilakukan untuk terus memantau kondisi kesehatan kucing. Diharapkan bila hal ini rutin dilakukan minimal sekali setahun akan menghindarkan kucing dari berbagai penyakit berbahaya. Untuk memperkuat daya tahan atau imunitas kucing, dapat juga diberikan beberapa imunisasi.

Imunisasi wajib dilakukan untuk mencegah virus berbahaya menjangkit kucing anda. Idealnya, vaksin pertama dilakukan ketika kucing sudah berusia dua bulan dengan berat badan yang cukup dan kesehatan yang baik. Vaksin kedua merupakan booster atau penguatan dari vaksin pertama, dilakukan sebulan setelah vaksin pertama. Dan untuk selanjutnya kucing wajib diberi vaksin setiap tahunnya. Bila perawatan ini rutin dilakukan, tidak jarang kucing persia dapat bertahan hidup hingga 20 tahun. Lumayan lama kan!

Suhu dan kelembapan ruangan ternyata juga sangat mempengaruhi kesehatan kucing. Terutama kucing persia yang memiliki bulu panjang. Suhu yang dingin akan membantu bulunya tumbuh maksimal, dan kelembapan yang ideal akan mematikan bakteri-bakteri yang terdapat di dalam ruangan. Pastikan suhu ruangan berada pada 20-24 derajat celcius, dan kelembaban di 40%-50%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *