Ini Dia 10 Nama Ilmiah Kucing nan Cantik

Tahukah Anda apa nama ilmiah kucing? Ketika pertanyaan ini dilontarkan, Anda mungkin akan segera mengetikkan kata kunci di Google dan memperoleh banyak jawaban. Dalam hitungan detik, Anda berkata dengan yakin bahwa nama ilmiah kucing adalah Felis silvestra catus. Baiklah, saya ucapkan selamat bahwa jawaban Anda tidaklah salah, namun juga tidak sepenuhnya benar.

Felis silvestra catus seringkali diasosiasikan dengan kucing rumahan. Kucing jenis ini memang banyak ditemui dan dipelihara di daratan Eropa. Walaupun demikian, ternyata bukan hanya kucing jenis ini yang biasa dipelihara oleh manusia. Kucing-kucing peliharaan manusia biasanya berasal dari jenis kucing kecil yang ternyata bisa berasal dari beragam species. Kucing-kucing ini ada yang berasal dari Indonesia, India, Amerika, dan lain-lainnya. Dengan demikian, ada banyak nama ilmiah lain untuk kucing-kucing kecil. Dan tahukah Anda, nama-nama ilmiah untuk kucing sangatlah cantik.

nama ilmiah kucing

sumber gambar: agniyanisa.blogspot.com

 

Aturan Pemberian Nama Ilmiah

Dalam dunia ilmu pengetahuan, pemberian nama ilmiah sangat diperlukan untuk menyeragamkan identifikasi makhluk hidup di seluruh dunia. Dengan penamaan ilmiah, setiap peneliti memiliki persepsi yang sama untuk suatu objek sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. Kesalahpahaman kerapkali terjadi jika kita menggunakan bahasa daerah saja untuk menyebut suatu objek. Yang paling simpel saja di Indonesia, kata ‘gedang’ memiliki arti yang berbeda jika diucapkan di Sunda dan Jawa Tengah. Di Sunda, kata ‘gedang’ akan merujuk pada buah pepaya. Adapun di Jawa, ‘gedang’ merupakan istilah untuk pisang. Dengan nama ilmiah, mispersepsi seperti ini diharapkan tidak terjadi lagi.

Nama ilmiah terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Latin dan dituliskan menggunakan huruf miring (italic). Kata pertama merujuk pada genus, sedangkan kata kedua merujuk pada species. Penulisan genus diawali dengan huruf kapital, adapun species menggunakan huruf kecil seluruhnya. Genus dan species merupakan bagian dari kunci taksonomi yang merupakan cara ilmuwan melakukan klasifikasi berbagai makhluk hidup. Berikut ini adalah kunci-kunci taksonomi untuk hewan dan tumbuhan tingkat tinggi.

Hewan: Kingdom, Phyllum, Class, Ordo, Family, Genus, Species

BACA JUGA  Sukses Jual Kucing Anggora Murah di Bekasi

Tumbuhan: Kingdom, Divisio, Class, Ordo, Family, Genus, Species

Apabila ditulis menggunakan tulisan  tangan,  nama ilmiah diberi garis bawah yang terputus antara kata pertama dengan kata selanjutnya.

Keluarga Kucing Seluruh Dunia

Bicara tentang kucing, taksonomi untuk keluarga kucing sudah dapat dibedakan mulai dari takson Family yaitu Felidae (kucing). Kucing di sini meliputi segala jenis kucing: kucing besar, kucing kecil, kucing liar, kucing rumahan, dan lain-lainnya. Selengkapnya, dalam Integrated Taxonomic Information System (ITIS), keluarga kucing memiliki taksonomi sebagai berikut:

Kingdom : Animalia

Phyllum : Chordata

Class : Mamalia

Ordo : Carnivora

Family : Felidae

Genus :

Dari subfamily Felinae: Acinonyx, Caracal, Catapuma, Felis (kucing kecil), Leopardus (kucing tutul Amerika), Leptailurus, Lynx, Pardofelis, Prionailurus, Profelis, dan Puma

Dari subfamily Pantherineae : Neofelis, Panthera, Uncia

Dari berbagai genus yang ada, kucing rumahan biasanya merupakan kucing kecil yang tidak mengaum dan dikelompokkan dalam genus Felis.

Kucing-Kucing Kecil di Dunia

Ada banyak species kucing di dunia ini, termasuk untuk genus Felis. Jadi, bukan cuma Felis silvestris catus ya.. Berikut ini adalah beberapa jenis kucing kecil yang tersebar di seluruh dunia:

  • Felis silvestris : ini nih jenis kucing rumahan yang berulang kali disebut di artikel ini. Kucing ini disebut juga sebagai kucing liar Eropa (European wild cat). Kucing yang mirip dengan jenis ini juga ditemukan di Afrika dan diklaim sebagai subspecies dari Felis silvestris.
  • Felis bengalensis: kucing jenis ini mirip dengan Felis silvestris namun memiliki kaki lebih panjang. Kucing ini biasa ditemukan di India, Pakistan, Thailand, Vietnam, Filipina, Indonesia, dan Cina bagian utara. Felis bengalensis juga dikenal sebagai kucing Leopard.
  • Felis viverrina: Kucing yang popular dengan nama Fishing Cat (Kucing yang sedang Memancing) ini memang suka ‘memancing’. Ia duduk di batu atau pinggir sungai yang dangkal dan siap menyambar ikan yang melompat atau terjangkau olehnya. Terkadang kucing ini juga suka menyelam dan mengambil ikan menggunakan mulutnya. Kucing yang bisa ditemukan di India, Srilanka, Himalaya, Cina, Sumatra, dan Jawa ini juga suka memakan siput dan udang-udangan, katak, dan juga ular.
  • Felis chaus: meskipun dikenal sebagai kucing hutan, Felis chaus berasal dari daerah yang minim hutan yaitu Mesir. Di Mesir, Felis chaus disebut sebagai kucing rawa. Dari Mesir, Felis chaus menyebar melalui Jordania dan Timur Tengah hingga sampai ke India, Burma (Myanmar), dan Cina barat daya.
  • Felis margarita: Felis margarita adalah kucing padang pasir yang bisa ditemukan di daerah Sahara, Pakistan, dan Turkistan Rusia.
  • Felis serval: serval ditemukan di berbagai tempat di Afrika dan merupakan pelari jarak pendek yang sangat cepat. Felis serval dapat melompat lurus setinggi 3 meter dari tanah dan mendarat di dahan pohon.
  • Felis yagouaroundi: Jaguarundi bisa ditemukan dari bagian selatan Texas dan Arizona hingga ke Peru dan Argentina. Perawakan dan makanannya yang mirip musang membuatnya disebut sebagai Kucing Musang di Jerman Barat.
  • Felis geoffroyi: Felis geoffroyi alias kucing Geoffroy merupakan perenang yang baik dan ikan adalah makanan kesukaannya. Kucing ini dapat ditemukan di Argentina dan popular dengan sebutan kucing gunung.
  • Felis pardalis: Felis pardalis atau ocelot merupakan hewan langka yang dilindungi di daerah Texas, Amerika Serikat. Kucing liar berukuran sedang ini memiliki mantel kuning cokelat ditandai dengan bercak hitam dan bintik-bintik. Monyet, rusa, hewan pengerat, dan reptil adalah makanan kesukaannya.
  • Felis concolor: Kucing genus felis yang ini mungkin merupakan yang paling besar dan bukan merupakan kucing yang lazim dipelihara. Felis concolor atau yang lazim disebut puma/panther ini digolongkan ke dalam genus felis lantaran ia tidak mengaum, namun berteriak/menjerit.
BACA JUGA  Kucing Persia Anda Ingin Ikut Kontes? Baca Dulu 5 Tips Ini

***

Wah, ternyata banyak sekali ya nama ilmiah kucing tergantung dari genus dan species-nya! Hal ini merupakan salah satu kekuasaan Tuhan yang telah menciptakan makhluk yang beraneka ragam. Beberapa di antaranya sudah menipis populasinya. Untuk itu, kita sebagai manusia harus berusaha menjaga kelestarian alam dan menyayangi makhluk-makhluk di dalamnya. Termasuk kepada kucing, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *